Amankah Minyak Zaitun untuk Pijat Bayi? Ternyata Tidak!

0
225
Amankah Minyak Zaitun untuk Pijat Bayi
Amankah Minyak Zaitun untuk Pijat Bayi

Bidhuan.com – Bukan suatu rahasia lagi, manfaat memberikan pijatan bagi bayi tentu sangat banyak sekali. Umumnya saat memberikan pijatan ke bayi, para orang tua menggunakan minyak zaitun. Namun, tahukah anda ternyata ada efek buruk yang ditimbulkan minyak zaitun bagi kulit bayi ini? Ingin tahu apa efek buruknya? Simak terus ulasannya berikut ini.

Selain dipercaya mampu untuk meningkatkan ikatan antara anak dan orang tua, memberikan pijatan ke bayi ternyata dapat juga merangsang otak serta membantu meningkatkan kesehatan pada sistem pencernaannya.

Saat memberikan pijatan ke bayi, biasanya orang tua akan menggunakan minyak, yang umumnya dipakai saat ini adalah minyak zaitun. Namun, sebuah penelitian yang belum lama ini dilakukan oleh University of Manchester sebagaimana dikutip dari Dailymail, mengungkapkan sebuah FAKTA yang cukup menyejutkan. Hasil penelitian tersebut Melarang penggunaan MINYAK ZAITUN dan Minyak Biji Bunga Matahari untuk memijat bayi.

Sekarang tentu timbul pertanyaan, bolehkah bayi pakai minyak zaitun? Jika Tidak Boleh apa sebabnya?

Dalam penelitian yang dilakukan tersebut, dilibatkan 115 bayi yang baru saja lahir. Ke 115 bayi tersebut kemudian dibagi menjadi 3 kelompok, yakni:

  • Kelompok Pertama, Menggunakan Minyak Zaitun
  • Kelompok Kedua, Menggunakan Minyak Biji Bunga Matahari
  • Kelompok, Terakhir, Tidak menggunakan Minyak sama sekali

Dalam penelitian yang berlangsung selama 28 hari tersebut kemudian dihasilkan suatu kesimpulan bahwa Minyak Zaitun itu terlalu keras untuk digunakan pada kulit bayi. Dr Alison Cooke yang merupakan peneliti dari hasil pengujian tersebut mengatakan bahwa minyak dapat terurai jadi asam lemak yang kemudian mampu merusak struktur kulit si bayi.

Minyak Zaitun yang digunakan untuk memijat bayi dapat merusak pelindung kulit si bayi yang sensitif tersebut. Akibatnya, kulit bayi dapat mengalami kekeringan kulit, iritasi, kulit jadi pecah-pecah bahkan memungkinkan terjadinya peradangan (eksim) pada kulit si bayi.

Baca juga: Salep Genoint Gentamicin untuk Infeksi Kulit

Saat ini tak jarang bayi yang tengah mengalami masalah eksim pada kulitnya. Hal ini lantaran membran sel pada kulit si bayi masih sangatlah sensitif sekali. Agar dapat kembali berkembang seperti semula dibutuhkan waktu hingga 2 tahun lamanya. Selain itu faktor lingkungan serta kebiasaan para orangtua yang menggunakan berbagai produk bayi yang tidak aman pun dapat menjadi penyebabnya.

Hasil penelitian ini tentu sungguh mengejutkan para orang tua. Padahal berbagai informasi dari segi positif kegunaan minyak zaitun untuk bayi atau manfaat minyak zaitun untuk kulit bayi sudah banyak bertebaran di berbagai blog maupun media sosial.

Jadi apa solusi, jika merk minyak zaitun untuk bayi apapun tidak boleh lagi digunakan?

Sebagai pengganti Minyak Zaitun, Dermatologis menyarankan kepada orang tua untuk menggunakan krim yang telah terbukti aman dan memiliki tekstur yang lembut untuk digunakan pada bayi.

Baca juga: Umur Berapa Bayi Bisa Tengkurap ?