Waspadalah 3 Sumber Bahaya Pada Makanan yang Bisa Berdampak Kematian

0
1035
Waspadalah 3 Sumber Bahaya Pada Makanan yang Bisa Berdampak Kematian

Waspadalah 3 Sumber Bahaya Pada Makanan yang Bisa Berdampak Kematian. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar memberikan informasi yang wajib diketahui masyarakat agar mengenali bahaya kontaminasi pada pangan (makanan dan minuman) dari 3 sumber kontaminan yakni Fisik, Kimia, dan Biologis.

Kepala BPOM, Roy Sparringa pun ikut menambahkan informasi bahaya keamanan pangan melalui akun twitter pribadinya (8/5).

“Kenali 3 Bahaya dalam Pangan. Bahaya kimia, biologis dan fisik. Bahaya kimia biasanya berdampak menahun, Bahaya biologis biasanya berdampak akut, Bahaya fisik dpt cederai saluran cerna (duri, lidi) & hentikan pernafasan (cilok)” tulis @RoySparringa.

Berikut adalah penjelasan dari akun facebook BBPOM Denpasar terkait sumber bahaya pangan dan cara penanggulangannya.

3 Bahaya Pada Makanan:
– Bahaya Biologis
– Bahaya Kimia
– Bahaya Fisik

Bahaya Biologis:
– Bahaya Berupa Cemaran Mikroba Dan Parasit Yg Menyebabkan Penyakit Atau Keracunan Dan Bahkan Kematian (Bakteri, Kapang, Kamir, Parasit, Virus, Ganggang)
– Dpt Berasal Dari Udara, Tanah, Air Dan Tempat Yg Kotor
– Umumnya Dibawa Oleh Serangga ( Lalat, Kecoa, Dll), Binatang Pengerat (Tikus) Dan Lainnya
– Faktor Yg Dapat Membuat Bakteri Tumbuh dg Baik: Pangan Berprotein Tinggi, Kondisi / Suhu Yg Hangat (40-60 Derajat Celcius), Kadar Air Yg Tinggi, Tingkat Keasaman Yg Rendah dan waktu penyimpanan yg lama

Cara Menghindari / Mencegah Cemaran Biologis:
– Melaksanakan Higiene Dan Sanitasi Yg Baik (Cuci Tangan Dan Alat, Pakaian Bersih, Pengolah Yg Sehat, Dll)
– Beli Bahan Mentah Dan Pangan Di Tempat Yg Bersih
– Pilih Bahan Pangan Yg Bermutu Baik (Segar, tdk Busuk, Dll)
– Beli Dari Penjual Yang Sehat Dan Bersih
– Pilih Pangan Yang Sudah Dimasak
– Beli Pangan Yg Dipajang, Disimpan Dan Disajikan dg Baik
– Pilih Pangan Yg Tidak Basi (Tekstur Lunak, bau Tidak Menyimpang spt bau Asam Atau bau Busuk)
– Hindari Kontaminasi Silang (Pisahkan Pangan Mentah dg Yg Matang, Peralatan Yg Bersih, Dll)
– Jauhkan Dan Lindungi Bahan Pangan Dari Sumber Cemaran (Sampah Dan Limbah, Binatang spt Tikus, Serangga, Dll)
– Konsumsi Pangan Secara Benar spt Cuci Tangan Sebelum Makan Dll
– Pilih Pangan Kemasan Yg Kemasannya Tidak Rusak
– Jangan Sayang Membuang Pangan Yg Rasanya Sudah Menyimpang

Bahaya Kimia:
– Bahaya Berupa Cemaran Bahan2 Kimia Beracun Yg Dpt Menyebabkan Keracunan Atau Penyakit Yg Masuk Ke Dalam Pangan Secara Sengaja Maupun Tidak Sengaja
– Racun Secara Alami ada Dalam Pangan, Seperti Racun Pada: Jamur, Singkong, Ikan Buntal, Jengkol
– Cemaran Bahan Kimia Dari Lingkungan Seperti: Limbah Industri, Asap Kendaraan Bermotor, Sisa Pestisida Pada Buah Dan Sayur, Deterjen, Cat Pada Peralatan Dapur, Logam Berat
– Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) Yg Melebihi Takaran Seperti: Pemanis Dan Pengawet Melebihi Batas
– Penggunaan Bahan Tambahan Yg dilarang utk pangan (boraks, formalin, rhodamin B, methanyil yellow), dll
Cara Menghindari / Mencegah Cemaran Kimia:
– Jauhkan Dan Lindungi Bahan Pangan Dan Pangan Dari Cemaran Kimia (Pestisida, Pupuk, Bungkus Koran, Dll) Ando Bahan Tambahan Dilarang
– Pilih Bahan Tambahan Pangan (BTP) Yg Diijinkan Utk Makanan Dan Jangan Menggunakan Bahan Tambahan Yg Dilarang Utk Pangan
– Gunakan BTP Sesuai Aturan Yg Ditetapkan (Tidak Melebihi Takaran Yg Diijinkan)
– Selalu Memilih Bahan Pangan Yang Baik Utk Dimasak Atau Dikonsumsi Langsung
– Mencuci Sayuran Dan Buah dg Bersih Sebelum Diolah Atau Dimakan
– Menggunakan Air Bersih Yg Tidak Tercemar Utk Menangani Dan Mengolah Pangan
– Tidak Menggunakan Peralatan Masak Atau Wadah Pangan Yg Dilapisi Logam Berat
– Tidak Menggunakan Peralatan / Pengemas Yang Bukan Utk Pangan
– Tidak Menggunakan Pengemas Bekas Dan Kertas Koran Utk Membungkus Pangan
– Jangan Menggunakan Sterofoam Atau Plastik Kresek Atau Wadah Lainnya Yang Non Food Grade Untuk mewadahi pangan terutama pangan siap saji yg panas , berlemak dan asam karena berpeluang terjadi perpindahan (migrasi) komponen kimia yg berbahaya dari wadah ke dalam pangan

Bahaya Fisik:
-.Adanya Cemaran Fisik Pada Pangan Atau Bahan Pangan Berupa Benda2 Asing Yg Tidak Boleh ada Di Dalam Pangan Yg Dpt Membahayakan jk Termakan
– Cemaran Fisik spt Rambut, kuku, Pecahan Gelas, Pecahan Lampu, Pecahan Logam, Paku, Potongan Kawat, Kerikil, Stapler, Dll
– Benda Benda Asing Ini Jika Termakan Dapat Menyebabkan luka spt gigi Patah, luka Pada Kerongkongan Atau Saluran Pencernaan
– Cemaran Ini Bisa Sbg Pembawa (Carrier) Bakteri Patogen
– Adanya Benda2 Asing Juga Dapat Mengurangi Estetika Makanan

Cara Menghindari / Mencegah Cemaran Fisik:
– Perhatikan Dengan Seksama Kondisi Pangan Yg Akan Dikonsumsi
– Gunakan Bahan Pangan Yg Sudah Bersih Dari Cemaran Fisik
– Hilangkan Cemaran dg cara Penapisan, Penyaringan, Magnet (Menarik Bahan2 Besi), Metal Detector, Dll
– Jangan Menggunakan Perhiasan spt Cincin Dan Jam Tangan Saat Mengolah Pangan
– Gunakan Penutup Rambut Saat Mengolah Pangan
– Hindari Penggunaan Stapler Untuk Mengemas Pangan
– Bahan Pangan Hrs Diwadahi Atau Dikemas dg Baik Agar Aman pd Saat Transportasi Dan Distribusi
– Ruang Tempat Mengolah Pangan Harus Bersih
– Simpan Pangan dlm Wadah tertutup atau terlindung