Ini Bahaya Kertas Bekas atau Koran Jika Digunakan Kemasan Makanan

0
1425
kemasan koran

Ini Bahaya Kertas Bekas atau Koran Jika Digunakan Kemasan Makanan. Sudah bukan hal yang aneh lagi jajanan sehari-hari bidhuaners dibungkus dengan kertas bekas. Bahkan di pasar-pasar menyediakan bungkus kertas ini untuk diperjualbelikan. Tahukah bidhuaners bahwa itu bisa membahayakan kesehatan?

Melalui akun facebook Balai Besar Pengawas Obat Makanan (BBPOM) Denpasar merilis informasi bahwa Kertas Bekas seperti koran, buku dan majalah adalah Bukan Kemasan Pangan.

Menurut BBPOM Denpasar, kertas bekas ini bisa membahayakan jika bersentuhan langsung dengan makanan (Kemasan Primer).

Kertas bekas (koran, buku, majalah) tidak boleh digunakan untuk mengemas makanan karena memiliki 2 alasan kuat. Pertama, bisa menjadi sumber cemaran biologis (mikroba) yang dapat menyebabkan penyakit diare akut. Kedua, tinta yang ada di kertas bekas bisa jadi mengandung logam berat (timbal) yang bisa bermigrasi ke makanan dan membahayakan kesehatan

Beberapa kertas kemasan dan kertas yang bukan kemasan, terdeteksi mengandung logam berat timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Timbal (Pb) masuk ke dlm tubuh melalui saluran pernapasan, tangan kita atau makanan yang terpapar.

Dari pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: gigi, ginjal, hati, otak, saraf, alat reproduksi dan tulang.

BBPOM juga memberikan informasi ciri-ciri jika terjadi keracunan timbal seperti pada anak-anak terjadi hiperaktif, gangguan mental dan penurunan kecerdasan. Selain itu bisa menimbulkan hilangnya napsu makan, anemia, kehilangan berat badan, susah buang air besar, lesu dan lekas marah.

[Baca juga: Tips Mencegah Keracunan Karena Kesalahan Penggunaan Obat dari BPOM ]

Tips agar terhindar dari bahaya adalah sebagai berikut:

  1. Memilih Kemasan Makanan yang memiliki Kemasan Kertas yang memenuhi standar Food Grade
  2. Jangan memakai kertas bekas sbg kemasan pangan terutama yang bersentuhan langsung dg pangan
  3. Selalu mencuci tangan sebelum mengambil makanan

Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa menggunakan kontak melalui Halo BPOM 1500533 atau SMS : 081 21 9999 533.