Contoh Pembiasan Cahaya yang Mudah Ditemukan Dalam Keseharian

0
472
Contoh Pembiasan Cahaya yang Mudah Ditemukan Dalam Keseharian
Contoh Pembiasan Cahaya yang Mudah Ditemukan Dalam Keseharian

Bidhuan.com – Jika ditanya soal berbagai macam contoh pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari-hari, mungkin sebagian dari kita ada yang bingung cara untuk menjelaskannya. Bukankah hukum pembiasan cahaya tersebut sudah pernah diajarkan saat sekolah dulu? Atau bahkan anda sudah lupa pengertian pembiasan cahaya? Daripada merasa bingung tak jelas, lebih baik simak terus ulasan mengenai pembiasan cahaya serta contoh pembiasan cahaya dibawah ini.

Ya, materi seperti pembiasan cahaya pada dasarnya memang sudah diajarkan saat kita duduk di sekolah dasar. Bahkan, mungkin anda pernah membuat makalah pembiasan cahaya pdf. Materi mengenai pembiasan cahaya ini biasanya akan lebih fokus diajarkan saat kita mulai duduk di sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Maka dari itulah tak heran jika Anda yang sudah lama tidak lagi bersekolah akan lupa pada materi tersebut.

Pengertian Mengenai Pembiasan Cahaya

pengertian pembiasan cahaya adalah
pengertian pembiasan cahaya adalah

Bagi Anda yang ingin mengingat kembali materi tersebut, maka marilah kita sama-sama membahas mengenai pembiasan cahaya tersebut. Pembiasan cahaya seringkali disebut juga dengan refraksi. Pembiasan cahaya adalah sebuah peristiwa pembelokan berkas cahaya yang masuk pada medium dengan kerapatan optik yang berbeda.

Perbedaan tersebut diketahui karena indeks bias atau kerapatan optik yang berbeda. Contohnya seperti berkas cahaya yang melewati atau  media seperti air atau kaca akan berbeda dengan berkas cahaya yang melewati udara. Dan orang pertama yang mengamati atau menemukan peristiwa mengenai pembiasan cahaya tersebut adalah Snellius.

[Baca juga:Dua Kentang Bisa Nyalakan Lampu 24 Jam, Ini Video dan Alasannya]

Hukum Pembiasan Cahaya

Hukum Pembiasan Cahaya
Hukum Pembiasan Cahaya

Adapun bunyi dari hukum Snellius tersebut antara lain adalah :

Garis Normal, berkas sinar datang, dan berkas sinar bias terletak pada bidang yang sama (satu bidang)

Indeks bias adalah bilangkan tetap dari perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias.

Sin1 n1 – Sin2 n2

Sebenarnya berbagai pembiasan cahaya tersebut dapat kita lihat dan temukan dengan mudah dalam keseharian baik itu pembiasan cahaya pada kaca plan paralel maupun
pemantulan cahaya pada cermin datar. Hanya saja mungkin sebagian besar dari kita tidak begitu menyadari akan proses dan hal tersebut. Lalu contoh apa saja yang paling mudah ditemukan?

Contoh pembiasan cahaya

Berikut ini adalah beberapa contoh pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Dasar Kolam yang Terlihat Dangkal

Salah satu contoh pembiasan cahaya yang mudah ditemukan dalam keseharian adalah dasar kolam yang terlihat dangkal jika dilihat dari darat, padahal sebenarnya kolam tersebut cukup atau bahkan sangat dalam. Hal tersebut diketahui karena bias cahaya dari udara memang kurang rapat dibandingkan dengan bias cahaya yang menuju air (lebih rapat) dan akan dibiaskan hingga menjauhi garis normal.

  • Sedotan atau Benda Lain yang Terlihat Patah di Dalam Gelas

Proses pembiasan cahaya yang satu ini juga merupakan contoh yang paling mudah kita temukan dalam keseharian. Sedotan, pensil, sendok, spidol, atau benda lain yang dimasukan ke dalam gelas berisi air biasanya akan terlihat seperti patah atau bengkok. Hal tersebut tentu saja karena proses pembiasan dan tidak berada pada titik yang sebenarnya (garis normal)

  • Bintang di Langit yang Terlihat Lebih Dekat

Tentu saja jarak aslinya tidak sedekat jangkauan pandangan kita. Namun jika dilihat dan diperhatikan, bintang-bintang di langit tersebut memang serasa sangat dekat. Hal tersebut karena cahaya yang datang dari ruang hampa udara memang kurang rapat dibandingkan dengan atmosfer bumi yang lebih rapat, sehingga pembiasan akan mendekati garis normal yang akan berlangsung pada atmosfer bumi.

  • Pelangi

Fenomena alam yang satu ini juga bisa jadi “contoh pembiasan cahaya“. Pelangi yang berwarna-warni biasanya akan terjadi saat turun hujan yang disertai dengan panas dari cahaya matahari. Kondisi tersebut diketahui karena adanya dispersi cahaya dari matahari yang memiliki sifat polikromatik berubah menjadi monokromatik melalui bias dari tetesan air. Seingga bias tetesan air yang terena cahaya matahari tersebut menghasilkan warna yang bemacam-macam dan terpisah.

Itulah beberapa contoh pembiasan cahaya yang paling mudah kita temukan dalam keseharian dan juga sedikit penjelasan mengenai materi pembiasan cahaya. Tentunya bagi kita yang sudah tidak bersekolah tidak akan selalu ingat mengenai berbagai materi seperti salah satunya adalah pembiasan cahaya ini. Semoga informasi di atas dapat membantu serta bermanfaat bagi Anda semuanya.

[Baca juga:Begini Jika Pemain Sepakbola Wanita Tukar Kaos di Akhir Pertandingan]