Hati-hati! Sebelum Terapi Antibiotik, Pahami Dulu Tentang Resistensi Antibiotik

0
2270
antibiotika

Hati-hati! Sebelum Terapi Antibiotik, Pahami Dulu Tentang Resistensi Antibiotik. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan resistensi antibiotik sebagai masalah dunia yang harus segera ditangani pada akhir tahun 2015 lalu.

Bidhuaners sering mendengar tentang resistensi antibiotik dan pada umumnya tidak mengetahui dengan detil apa sebenarnya resistensi antibiotik.

Pada tahun 2011 seperti diberitakan di kompas.com, menurut Guru Besar Farmakologi dari Universitas Gadjah Mada, Iwan Dwiprahasto di Indonesia penggunaan antibiotik tidak rasional dalam kasus ISPA (Infeski Saluran Pernafasan Akut) mencapai 94 persen dan diare 87 persen. Sebaliknya, untuk penyakit yang membutuhkan antibiotik justru hanya 20 persen yang mendapatkan antibiotik.

Apa sih antibiotik itu?

Antibiotik adalah obat yang membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri, seperti amoksilin, penisilin dan lainnya.

Sejarah antibiotik

Penisilin, antibiotik dikomersialkan pertama, ditemukan pada tahun 1928 oleh Alexander Fleming. Berikut sejarah penemuan dari Antibiotik.

sejarah antibiotika
http://www.cdc.gov/

Apa itu antimikroba?

Lebih luas dari Antibiotik, yakni obat yang dapat membunuh atau menghambat mikroba, seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit lainnya.

Penyakit apa saja yang mungkin disebabkan oleh Mikroba

Dari situs resmi CDC (Central for Disease Control and Prevention), www.cdc.gov,  6 contoh penyakit yang disebabkan oleh Mikroba, seperti penyakit ISPA, keracunan makanan, influenza, kaki gajah, dan malaria.

antibiotik
http://www.cdc.gov/drugresistance/about.html

Apa itu resistensi antibiotik?

Resistensi antibiotik adalah kemampuan bakteri untuk melawan pengaruh dari antibiotik, bakteri tidak dapat dibunuh, serta pertumbuhannya tidak berhenti. Bakteri resisten akan terus bertahan dan terus berkembang biak di tubuh, berpotensi efek lebih berbahaya dan dapat menyebar ke hewan atau orang lain.

Bagaimana terjadinya resistensi antibiotik?

Ada 4 tahapan sebagai penyebab terjadinya resistensi antibiotik dikutip dari situs www.me-med.com.

antibiotik
http://www.me-med.com/

Bakteri dalam jumlah banyak, sebagian kecil adalah resisten terhadap antibiotik. Antibiotik berhasil memberantas bakteri penyebab penyakit begitupun bakteri baik membantu memerangi infeksi. Namun, bakteri resisten tumbuh berkembang biak dan mengambil alih kondisi. Bahkan bakteri resisten ini bisa menularkan bakteri lainnya yang tidak resisten yang menyebabkan resiko yang lebih serius.

Apa penyebab resistensi antibiotik?

antibiotik

Hal ini pada umumnya berawal dari penggunaan antibiotik yang tidak tuntas dan tidak tepat penggunaan serta peruntukannya. Bukan hanya pada manusia, hal ini juga bisa terjadi pada hewan. Jeleknya sistem kontrol infeksi di rumah sakit dan klinik. Higienitas dan sanitasi lingkungan yang jelek. Serta kurangnya penelitian tentang pengembangan antibiotik generasi baru.

Bagaimana proses penyebaran kasus resistensi antibiotik?

Ilustrasi dibawah ini menjelaskan mengapa WHO begitu memperhatikan permasalahan resistensi antibiotik ini.

penyebaran antibiotik
http://www.me-med.com/

Berawal dari penggunaan obat antibiotik akan mengarah kepada resistensi antibiotik pada manusia maupun hewan. Ada 2 siklus besar yang saling berhubungan yang bisa menularkan ke sesama manusia. Hal ini pula didukung oleh lingkungan sekitar termasuk cara mengolah makanan yang mengandung bakteri resisten.

Cara menanggulangi resistensi antibiotik

Ada 4 hal utama yang bisa dilakukan agar resistensi antibiotik bisa ditekan menurut CDC.

  1. Mencegah terjadinya infeksi dan menghentikan proses penyebaran resistensi antibiotika.
  2. Tracking atau penelusuran kasus-kasus resistensi antibiotika untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.
  3. Penggunaan peresepan antibiotik dengan tepat sasaran dan hindarkan pengobatan yang tidak memerlukan terapi antibiotik.
  4. Pengembangan riset tentang penemuan antibiotik generasi baru.

Itulah sekilas mengenai dasar-dasar tentang resistensi antibiotika, semoga bermanfaat!