Penyebab, Cara Mengatasi, disertai 3 Nama Obat Keracunan Makanan

0
804
Penyebab, Cara Mengatasi dan 3 Nama Obat Keracunan Makanan
Penyebab, Cara Mengatasi dan 3 Nama Obat Keracunan Makanan

Bidhuan.com – Memilih jenis obat keracunan makanan tentu saja sebaiknya tidak dilakukan secara asal-asalan. Alih-alih memperoleh kesembuhan, salah mengkonsumsi obat-obatan tentu hanya akan membuat kondisi keracunan menjadi lebih parah. Penyebab keracunan makanan tersebut memang bermacam-macam. Lantas, bagaimana cara memberikan pertolongan pada keracunan makanan? Apa saja nama obat keracunan makanan yang ampuh? Untuk menemukan jawabannya, maka ikuti terus ulasan di bawah ini.

Keracunan makanan ialah sebuah kondisi yang timbul akibat mengkonsumsi jenis makanan yang telah terkontaminasi sebelumnya oleh organisme yang menular. Kondisi tersebut tentu saja tidak dapat dilihat dengan kasat mata atau melalui mata kita. Untuk mengatasi kondisi tersebut, kita dapat menggunakan berbagai varian obat keracunan makanan yang sudah banyak dijual di apotik saat ini.

Jenis Obat Keracunan Makanan

Cara Mengatasi Keracunan Makanan
Cara Mengatasi Keracunan Makanan

Untuk itulah mengapa saat mengkonsumsi makanan sebaiknya tidak sembarangan dan hendaknya lebih berhati-hati. Karena makanan memang cenderung lebih mudah terkontaminasi oleh virus dan bakteri. Salah satu akibatnya adalah kondisi keracunan makanan ini, dan penyebab keracunan makanan sendiri diketahui dapat terjadi karena beberapa virus dan bakteri berikut ini :

  1. Bakteri Salmonella, Campylobacter, E. Coli (Escherichia Coli), Shigella, dan Listeria.
  2. Virus Rotavirus
  3. Parasit Entamoeba Histolytica, Cryptosporidium, serta Giardia

Beberapa jenis virus, bakteri, dan parasit tersebut memang lebih sering mengkontaminasi makanan, khususnya pada jenis makanan yang diolah tidak secara steril dan bersih. Adapun beberapa gejala yang umum terjadi saat seseorang mengalami keracunan makanan, yakni:

  1. Mual-mual dan muntah
  2. Diare atau sering buang air besar dengan tekstur seperti air
  3. Sakit hingga terasa seperti kram pada bagian perut

Jika tidak ingin mengalami hal tersebut, maka sebaiknya memperhatikan asupan makanan yang di konsumsi dalam keseharian. Adapun jika Anda mengalami hal tersebut, maka dapat mencoba beberapa cara mengatasi keracunan makanan berikut ini.

Cara Mengatasi Keracunan Makanan :

  • Oralit (Pertolongan Pada Keracunan Makanan)

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan pada penderita keracunan makanan adalah memberikan oralit. Karena biasanya sebagian besar penderita keracunan makanan akan mengalami muntah hingga diare. Agar tubuhnya tidak terlalu lemas karena kekurangan cairan, maka dapat memberikan cairan oralit ini hingga kondisinya membaik.

Baca juga: Pilihan Obat Herbal Diare yang Terbukti Ampuh

Jika tidak memiliki oralit, maka Anda dapat membuat sendiri dengan mencampurkan garam 1/2 sendok teh dengan gula pasir 2 sendok teh pada satu gelas air hangat. Setelah itu, dapat juga memberikan air kelapa muda sebagai cairan elektrolit pengganti cairan tubuh yang terbuang. Sehingga tidak terjadi dehidrasi yang hebat.

  • Ultilox Forte Suspensi (Cara Mengatasi Keracunan Kerang)

Jenis makanan seperti kerang, khususnya kerang hijau sebenarnya merupakan salah satu jenis makanan yang sebaiknya dihindari karena memiliki kadar racun yang cukup tinggi. Tidak sedikit orang yang diketahui keracunan makanan karena kerang hijau ini. Jangan dulu panik namun cobalah untuk mengatasinya dengan Ultilox Forte Suspensi ini.

Obat syrup ini memang merupakan jenis obat yang dapat mengobati gangguan pencernaan seperti usus dan lambung. Dalam Ultilox Forte Suspensi ini diketahui terdapat kandungan Al(OH)3 400 mg, Dimetikon teraktifasi 200 mg, dan Mg(OH)2 400 mg, yang dapat membantu mengurangi mual dan muntah serta menetralisir pencernaan.

  • Norit (Obat Keracunan Makanan Kadaluarsa)

Norit ini merupakan salah satu jenis obat karbon yang memang sudah terkenal sebagai obat medis keracunan makanan. Zat karbon yang terdapat pada obat tablet ini memang dapat menetralisir racun yang yang berasal dari makanan.

Obat ini pun dapat dikonsumsi dalam jumlah yang relatif banyak jika keracunan makanan sudah berada dalam tahapan yang parah. Tidak berbahaya karena zat karbon yang terdapat dalam obat ini merupakan kandungan dari bahan-bahan alami.


Cara Mengatasi Keracunan Makanan Basi

Kasus seperti keracunan makanan basi memang dapat dikatakan sebagai salah satu kasus keracunan makanan yang paling umum. Untuk mengatasi jenis keracunan makanan ini sebenarnya tidak harus selalu menggunakan obat-obatan medis saja. Melainkan dapat mengkonsumsi susu cair putih untuk mengikat racun yang terdapat di dalam pencernaan.

Setelah mengikat racun, susu pun akan memberikan stimulasi mual yang mengakibatkan muntah. Sehingga makanan beracun yang ada di dalam pencernaan akan ikut keluar melalui proses tersebut. Namun saat menggunakan cara ini, pastikan terlebih dahulu penderitanya tidak mengalami diare.

Beberapa jenis obat keracunan makanan di atas tadi memang dapat dikatakan ampuh dan juga efektif dalam mengatasi keracunan makanan. Akan tetapi jika pertolongan pertama tersebut tidak membuat kondisi menjadi lebih baik, sebaiknya segera ke rumah sakit atau dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Baca juga: Tips Mencegah Keracunan Karena Kesalahan Penggunaan Obat dari BPOM