Obat Amlodipine: Obat Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dan Angin Duduk

0
7647
Obat Amlodipine Obat Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dan Angin Duduk
Obat Amlodipine Obat Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dan Angin Duduk

Bidhuan.com – Obat Amlodipine selain sebagai obat yang memiliki fungsi untuk membantu dalam mengatasi tekanan darah tinggi (Hipertensi) ternyata dapat juga digunakan untuk mengobati serangan Angina (Angin duduk). Anda bisa mengkonsumsi obat yang satu ini secara tersendiri maupun bersama obat lainnya. Seperti yang diketahui bersama, dengan tekanan darah yang turun, secara otomatis Anda pun akan terhindar dari penyakit berbahaya seperti serangan jantung, penyakit ginjal, dan stroke.

Amlodipine tablet 5 mg

Untuk Harga Amlodipine yang berupa tablet dengan 2 kemasan,berkisar antara Rp 10.000,00 sampai dengan Rp 22.000,00.

Kemasan Amlodipine tablet yang tersedia ada dua, yakni:

  • Amlodipine 5 mg
  • Amlodipine 10 mg

Umumnya obat ini di produksi oleh Hexpharm Jaya. Namun,tidak menutup kemungkinan masih banyak merek perusahaan lainnya juga.

Lebih jauh tentang Amlodipine, dapat Anda check di bawah ini:

  1. Bentuk: Tablet
  2. Siapa saja yang boleh mengkonsumsi: Anak-anak usia > 6 tahun, dewasa
  3. Manfaat: Mengatasi serangan angina dan hipertensi
  4. Kategori: Obat resep
  5. Jenis: Antagonis kalsium, Calcium – channel blocker

Tanpa resep dokter, Anda tak bisa membeli obat ini, sebab Amlodipine memang tak boleh digunakan secara sembarangan. Harus digunakan berdasar pada dosis yang tepat.

[Baca juga:Masyarakat Wajib Tahu Alasan Minum Obat Sesudah atau Sebelum Makan]

Dosis Obat Amlodipine

Dosis Obat Amlodipine
Dosis Obat Amlodipine

Berikutnya, informasi yang juga penting dan tak boleh terlewatkan adalah mengenai dosis obat Amlodipine. Umumnya dosis awal yang digunakan yakni 5 mg untuk 1 harinya. Namun dosis tersebut dapat ditingkatkan menjadi dosis maksimal, yakni sebanyak 10 mg untuk 1 harinya. Untuk pengaturan dosis, Anda tak perlu pusing, karena dokter akan menyesuaikannya dengan respon dan keadaan masing-masing pasien pada penggunaan obat ini.

Penting!

Untuk penggunaan obat ini, ada beberapa hal yang menjadi peringatan, yang harus mendapatkan perhatian Anda. Berikut beberapa poin penting tersebut:

  1. Salah satu Efek samping Amlodipine ialah dapat menyebabkan kepala pusing. Karena itu setelah menggunakannya, hindari aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, baik itu mengoperasikan peralatan berat, mengemudi, dan aktivitas lainnya yang sejenis. Terutama untuk para orang tua.
  2. Jika Anda hendak memberikan obat ini pada anak Anda, jangan sembarangan. Anda wajib konsultasi tentang dosis Amlodipine yang boleh diberikan ke dokter terlebih dahulu.
  3. Apabila mengalami alergi, dan overdosis, segeralah temui dokter, jangan ditunda.
  4. Jangan konsumsi jus grapefruit terlalu banyak, sebab di grapefruit itu ada kandungan bahan kimia yang dapat meningkatkan kadar Amlodipine dalam aliran darah.
  5. Hindari mengkonsumsi obat ini kala hamil, juga kala menyusui, sebab mungkin saja berdampak ke bayi. Walaupun memang dampaknya masih belum diketahui dengan pasti. Apabila memang mau menggunakan obat ini kala hamil, konsultasi dahulu dengan dokter. Jangan mengambil resiko.

[Baca juga:Asam Mefenamat untuk ibu hamil, Aman Digunakan Tidak?]

Efek Samping Amlodipine

Efek Samping Amlodipine
Efek Samping Amlodipine

Berikut ini beberapa Efek Samping Amlodipine lainnya yang dapat terjadi, yaitu:

  1. Jantung berdegup kencang
  2. Pergelangan kaki jadi bengkak
  3. Pusing
  4. Merasa lelah
  5. Merasa tak nyaman pada bagian perut dan mual

Ada kondisi efek samping tertentu dari penggunaan amlodipin yang di mana jika Anda merasakannya, maka sebaiknya Anda segera menghentikan penggunaan obat ini. Kondisi tersebut antara lain:

  1. Gatal-gatal dan Ruam
  2. Wajah membengkak
  3. Sakit kepala parah
  4. Kesulitan bernafas

Setelah menghentikan pemakaian jangan berdiam diri, melainkan segeralah menemui dokter untuk membicarakan mengenai masalah tersebut.

[Baca juga:Obat Amitriptyline: Khasiat, Efek Samping dan List Obat yang Berinteraksi Fatal]