Kekeluargaan Kunci Sukses dalam Membangun Beberapa Klinik dan Apotek

0
1068
klinik1

Kekeluargaan Kunci Sukses dalam Membangun Beberapa Klinik dan Apotek. Kali ini giliran admin bidhuan yang mulai bercerita sekaligus mengenalkan rubrik APOTEKER BERCERITA, sengaja saat ini menggunakan user Zahran, dimana bidhuaners pun bisa membuat user di situs ini.

Tapi tetap admin masih di belakang layar karena tulisan kali ini didedikasikan untuk Almarhum kakak tercinta, dr Agus Naziel Furqon, M.Kes. Beliau meninggalkan kami 4 tahun lalu ketika usaha kami mulai berkembang.

Baiklah sedikit flashback, kami dilahirkan dan dibesarkan di Kota kecil nan indah yaitu Tasikmalaya. Kami 3 bersaudara dan admin adalah penengah. Paling kecil adalah si cantik yang jadi kemenakan waktu itu. Sedikit kecewa sih jadi bungsu yang ga jadi :)

dr agus aa

Kakaku adalah panutan bagiku dan adiku, dia anak yang cerdas dan paling mandiri. Selalu juara kelas dan memang gemar membaca. Mungkin mandiri karena baru berumur 3 tahun, hadirlah diriku sehingga perhatian lebih banyak tertuju padaku. Adiku baru lahir dengan rentang berbeda 9 tahun, maklum waktu itu ayahku pergi ke Luar Negeri untuk menuntut ilmu seperti apa yang dilakukan admin saat ini.

Kami dididik oleh orang tua kami dengan keras dan disiplin. Salah satu aturannya adalah tidak boleh pulang melebihi magrib, tak heran teman-teman kami menjuluki dengan “si Anak Mami”. Orang tua kami berpikir bahwa pergaulan di malam hari bisa membahayakan masa depan kami.

Aturan lainnya adalah tidak boleh bermain musik, games, atau hal lainnya yang mengganggu pelajaran apalagi terkait pacaran, hal paling sangat amat dilarang.

Tanpa disadari, hal itu ternyata membuat kami berhasil di jalur pendidikan, kami semuanya berada di jalur kesehatan, adiku sama denga admin yang kini sebagai Apoteker. Kami semua memiliki almamater yang sama dari mulai TK, SD (SDN Dadaha 1), SLTP (SLTPN 2), SMA (SMUN 1), hingga Perguruan Tinggi Negeri favorit. Kakaku berhasil sebagai dokter lulusan Universitas Padjadjaran angkatan 1997.

Karena kami semua dibidang kesehatan, dr Agus memiliki cita-cita untuk membangun pusat kesehatan milik keluarga yang bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Berawal dari sebuah kontrakan berukuran 7×20 m, memulailah menjalankan klinik 24 jam bersama rekan-rekan dokter senior lainnya dengan sistem bagi saham. Karena suatu hal, dr Agus mengakuisi sahamnya dan mulai merintis bersama salah seorang temannya lulusan manajemen ekonomi bernama Dudi.

Akhirnya, mampu membeli tanah tidak jauh dari klinik lamanya dan membangun bangunan 2 lantai yang kemudian dinamakan Klinik Rancamanyar dan resmi dibuka pada September 2004 yang bertempat di jl.Bojong Sayang No.39 Rancamanyar kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Klinik

Waktu itu baru melayani pemeriksaan Umum, Anak, KB, Pasien Kontrak dan Khitanan, dengan pelayanan 24 jam. Memiliki 4 orang dokter, 4 orang perawat klinik dan 1 orang cleaning service.

Sementara itu, diriku baru menyelesaikan Apoteker pada tahun 2006 dan mulai belajar sebagai Apoteker Penanggung Jawab di Apotek Ebah Farma, Kabupaten Bandung.

dr Agus memiliki prinsip untuk mengedepankan kekeluargaan, tidak heran semua pegawainya dianggap sebagai keluarga. Setiap tahunnya selalu diadakan family gathering, selain itu pertemuan mingguan hingga bulanan tidak lupa dengan maka siang bersama.

Dengan hasil tabungannya, dr Agus mulai melebarkan sayapnya dengan membuka klinik 24 jam lainnya di daerah Rancaekek dinamakan Klinik Rancaekek.

Pada tahun 2008, mulai berdiri Apotek Al Rasyid dengan Apoteker yang saat ini menjadi pendamping hidupku. Dan dr Agus menyerahkan manajemen sepenuhnya kepada kami berdua.

Berbekal pengalaman di Apotek sebelumnya, kami benar-benar memulai dari nol, modal awal 20 juta untuk membeli obat, dan 10 juta untuk perizinan dan etalase.

Beruntung memiliki asisten apoteker yang loyal bernama Dewi. Kami bertiga mulai menjalankannya, di bulan-bulan pertama masih teringat bahwa sehari maksimal 50 ribu rupiah omzetnya.

apotek alrasyid

Seiring dengan waktu, Wulan, Helmi dan Galih mulai bergabung sebagai asisten apoteker dan Arif sebagai Apoteker serta klinik rancamanyar pun mulai berkembang dengan adanya labortarium dan poli gigi.

dr gigi

Pada Februari tahun 2011, dr Agus kembali mendirikan Klinik Sehat 24 Jam Cicalengka. Rata-rata pasien disetiap klinik dibukanya setiap hari lebih dari 70 pasien. Apotek Al Rasyid menyuplai semua kebutuhan kliniknya, termasuk beberapa rekanan klinik lainnya.

klinik1

Namun, Tuhan memiliki rencana lain. Kakak tercinta harus pergi selamanya pada akhir tahun 2011, meninggalkan 2 putri dan istri tercintanya secara tiba-tiba tidak lama selepas sholat subuh berjamaah.

keluargaku
dr Agus bersama ayah-ibu-istri-adik-anak2nya

Kini klinik dijalankan oleh istri dr Agus dan masih berjalan walau sedikit tertunda akselerasinya tidak seperti ketika dr Agus masih ada. Untuk Apotek Al Rasyid masih berjalan walau dipantau jarak jauh.

Selamat jalan kakaku tercinta, semoga cita-citamu bisa kami lanjutkan dengan semangat kekeluargaannya. Terimakasih pula buat kedua orang tuaku yang telah membesarkan kami hingga bisa mandiri sampai saat ini.

SHARE