BPOM Sambut Gembira Investasi dan Pengembangan Biosimilar di Indonesia

0
962
roy sparringa

BPOM Sambut Gembira Investasi dan Pengembangan Biosimilar di Indonesia. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Roy Sparringa meresmikan peletakan batu pertama PT Etana Biotechnologies Indonesia, 16 Mei 2006 di Jakarta.

PT Etana Biotechnologies Indonesia sebelumnya bernama PT Unilab Biosciences yang didirikan pada tanggal 24 April 2014 bersama Unilab Biosciences Corporation Hong Kong Limited, perusahaan afiliasinya. Perusahaan telah menyetorkan modalnya kepada PT Unilab Bioscience sebesar Rp 1,29 miliar.

Seperti dikutip dari neraca.co.id, pada tahun 2014 PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) meningkatkan permodalannya di perusahaan asosiasi PT Etana Biotechnologies Indonesia bersama dengan pemegang saham lainnya dengan nilai investasi tambahan perseroan pada PT Etana Biotechnologies sebesar US$ 150 ribu atau Rp 2,20 miliar.

@RoySparringa : Ground Breaking Ceremony, PT Etana Biotechnologies Indonesia. It increases access & affordable medicines

“BPOM sambut gembira investasi dan pengembangan Biosimilar. Sudah 3 industri biosimilar dikembangkan di Indonesia” kata Roy Sparringa melalui akun twitter pribadinya.

“Potensi industri farmasi cerah. Keinginan investasi industri farmasi di Indonesia meningkat sejak Paket Kebijakan XI” lanjutnya

@RoySParringa

Penelusuran bidhuan, 2 Perusahaan lainnya yakni Kalbe Genexine Biologics sebuah anak perusahaan PT. Kalbe Farma dan ProBioGenin Biosimilar yang bekerja sama dengan Bio Farma Indonesia.

Khusus untuk Kalbe Genexine Biologics memiliki fokus kepada uji klinis dan komersialisasi next generation recombinant proteins. Perusahaan ini juga akan mengembangkan vaksin DNA yang akan dipasarkan di dalam negeri dan Asean, Australia, NewZealand, Taiwan, Timur Tengah, Afrika Utara, Nigeria, dan Srilanka.