Klarifikasi Penjual Berjilbab Nasi Uduk Babi Buncit yang Dituduh Kristen Ortodoks

0
845
Klarifikasi Penjual Berjilbab Nasi Uduk Babi Buncit yang Dituduh Kristen Ortodoks

Klarifikasi Penjual Berjilbab Nasi Uduk Babi Buncit yang Dituduh Kristen Ortodoks. Netizen saat ini dihebohkan oleh status dari seorang Netters yang berinisial RAE pada tanggal 20 Mei 2016 yang kini statusnya telah dihapus, status ini mulai memunculkan sosok wanita berkerudung yang menjual Nasi Uduk Babi Buncit diLippomall daerah puri, Jakarta Barat.

Berikut adalah status dan gambar penjualnya :

Nasi uduk Babi Buncit. Ada di Lippomall daerah puri, jakarta barat.
Lihat penjaganya, mengenakan kerudung!
Tapiii dia bukan muslim.

Ada yang bilang Ownernya adalah chinese yang bernama Oey cicilia n tommy.
Buka tiap jumat-minggu 10 am to 10pm.
(menurut info, ada IG dan FB nya)

Sekarang sudah banyak penganut kristen ortodoks berseliweran di tempat umum dengan mengenakan kerudung seperti layaknya kaum muslim,, dan mengenakan kalung salib.
Pasti masih banyak orang awam yang tidak tau akan hal ini.

Untuk kita yang sudah paham, tolong sampaikan kepada saudara, teman, dan kerabat lainnya. Baik muslim maupun nonmuslim, kalau agama

kristen Ortodoks dengan mahkota jilbab itu memang ada.
Agar tak ada Sara dan fitnah yang ditimbulkan.

Menjadi viral akhirnya ada yang mencoba klarifikasi ke lokasi dengan mewawancarai penjual oleh Netizen bernama akun Hanny Kristianto.

Bismillah,

Hasil tabayyun ikhwah fillah dari beredarnya broadcast yang menfitnah sesama muslim..

“Nasi uduk Babi Buncit”, ada di Lippomall Puri, Jakarta Barat. Buka tiap Jumat – Minggu, melayani jemaat 2 gereja di Mal lippo Puri.
Sudah jelas dari tulisannya jualannya mengandung Babi dan bukan untuk muslim.

Penjaganya mengenakan kerudung, dan setelah ditemui dan berkomunikasi ternyata dia muslimah, bukan kafir spt yg difitnahkan.

Allah Ta’ala berfirman :

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا (٣٦)

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al-Isroo’ : 36)

Jadi berhati – hatilah dalam menyebarkan berita, katakan yang benar saja dan jangan mudah mengkafirkan sesama muslim !

أَيُّمَا امْرِئٍ قَالَ لِأَخِيهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا إِنْ كَانَ كَمَا قَالَ وَإِلَّا رَجَعَتْ عَلَيْهِ

Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya, “hai orang kafir,” maka kata itu akan menimpa salah satunya. Jika benar apa yang diucapkan (berarti orang yang dituduh menjadi kafir); jika tidak, maka tuduhan itu akan menimpa orang yang menuduh. [HR Muslim].

Tahanlah dari kalian (jangan menyerang) orang ahli La ilaha ilallah (yakni orang muslim) janganlah kalian mengkafirkan mereka karena suatu dosa” pada versi yang lain “janganlah kalian mengeluarkan mereka dari Islam karena suatu perbuatan. (Dari Abdullah bin Umar, HR Ath Thabrahiy).

Mari menanggapi setiap kabar dan informasi harus ada tabayyun kepada sumber dan verifikasi terhadap isinya. Tidak asal sharing atau posting. Tulislah yg baik dan benar juga bermanfaat, karena kita akan menpertanggungjawabkannya didunia dan akhirat..

Pemilik “Babi Buncit” bernama Oey Cecilia dan Tommy (Kristen Kharismatik). Saudari kita Muslimah ini bekerja pada mereka sudah lama, rumah majikannya di Green Garden, Jakarta Barat.

Jangan dicela tapi berikan solusinya. Beliau butuh pekerjaan untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Temui dan nasehati yang baik pemiliknya, karena ini bisa jadi kontroversi dan memicu SARA.

Mereka bukan Kristen Orthodox ! Kristen Orthodox memang menggunakan jilbab dan mereka tidak makan babi.. Jadi berhati – hatilah menyebarkan berita.

Untuk kita yang sudah paham,
Tolong sampaikan kepada saudara, teman, dan kerabat lainnya. Baik muslim maupun non muslim:

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS.An-Nahl:125)

*Agar tak ada Sara dan fitnah yang ditimbulkan*. Baca: (QS. Al Maidah:8)

*Tuk sdr2 muslim, agar lbh ber-hati2 lg dlm mengkonsumsi makanan/minuman*
Jangan hanya sekedar melihat yg menjual/menyajikan adalah orang yg berjilbab.

Berikut chat WA dengan team dilapangan:

[5/23, 10:09]: Yang punya kafir, yg mbak itu muslim. Cuma karena faktor ekonomi dan udah kerja lama sama yg punya
[5/23, 10:40]: Yang punya sudah di tegur. Masalahnya mba nya itu ikut udah lama sama ownernya….trus di tawarin, eh mbanya mao asal tidak pegang babinya n tidak cuci piring….
[5/23, 10:42]: Ga ada tanggepan apa2. Mbanya yang mau.
[5/23, 10:42]: Yang mesti di nasehatin mba2nya tapi harus di kasih jalan keluar pekerjaan baru yg sesuai keahliannya.

إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةِ وَالْخِنْزِيرِ وَالأَصْنَامِ
“Sesungguhnya, Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan patung.” (HR. Bukhari no. 2236 dan Muslim no. 4132).

Alhamdulillah, ada tawaran dari ikhwah fillah buat mbak ini agar meninggalkan pekerjaannya dan diberi pekerjaan yg sama dengan gaji 2x lipat, semoga diterima oleh mbak muslimah ini..

Tahukah kalian mengapa anak babi kalau berjalan selalu merunduk? Sepertinya dia “malu” punya bapak ibu seekor babi.. Masa kita yg anak manusia tidak malu sama Allah berjualan babi?

Semoga dapat kita ambil ibrohnya dan semoga bermanfaat.. Hanya Allah yang memberi taufik..

Muslim berkata yang benar dan tidak menyebarkan berita dusta.. Aamin.. Allahu akbar !!

Barakallah..

Pada dasarnya penjual berkerudung ini membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi diri dan keluarganya. Selain itu, dalam status Hanny Kristianto menghimbau agar tak cepat percaya dengan sejumlah berita yang menyebar, terlebih bagi isu kontroversi dan memicu SARA.

SHARE