3 Tulisan Viral “Nyala Untuk Yuyun” Sukses Membuat Haru Netizen

0
1136
nyala untuk yuyun

3 Tulisan Viral “Nyala Untuk Yuyun” Sukses Membuat Haru Netizen.¬†Yuyun, 14 tahun, siswi kelas 2 SMP 5 Satu Atap di Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Bengkulu, nyawanya harus berakhir di tangan 14 pemuda mabuk setelah menyiksa dan memperkosanya pada¬†Sabtu, 2 April 2016, sekitar 13.00 WIB.

Jarak antara rumah siswa SMP ini dan sekolah tergolong jauh. Rumah korban di ujung desa yang berdekatan dengan perkebunan karet. Hal ini dimanfaatkan para pemuda bejat untuk memuaskan nafsu birahinya hingga tewas mengenaskan yang ditemukan terikat di dasar jurang.

Tidak heran beberapa hari ini #NyalaUntukYuyun dan #Yuyun menjadi trending topik di timeline media sosial. Para Netizen mulai berempati dan menuliskan perasaannya di media sosial. 3 diantaranya berhasil viral dan wajib dibaca Netizen.

Tulisan pertama dari Eko Kuntadhi yang mendapatkan ribuan share dan komentar.

“Nama saya Yuyun. Siswi kelas 2 SMP 5 Satu Atap, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebang, Bengkulu. Saya juga punya cita-cita, sama seperti anak bapak dan ibu. Kini cita-cita itu tanggal. Saya hanya tinggal jasad, menggenakan seragam Pramuka yag koyak, ditemukan terikat di dasar jurang.” tutup dari status facebooknya

Berikutnya adalah sebuah tulisan dari Prista Pristiani

“Hanya karna mereka mabuk dan ingin,14 laki-laki ini terancam hukuman 15 tahun penjara, and they’ll be released from jail in their 30s.

Bila kamu merasakan perih yg kami rasakan,artinya kamu masih manusia yg punya masih punya nurani. Apa yg terjadi pada yuyun bisa terjadi pada semua perempuan.jangan biarkan berita ini tenggelam,karna bila mendapatkan perhatian publik dan media,aparat penegak hukum juga akan lebih memperhatikan kasus ini,semoga kematian yuyun tidak sia-sia”

Tulisan terakhir berbentuk Puisi dari Irwansyah Nuzar yang juga sukses membuat Netizen menangis.

Untuk Yuyun…

Dik..
Kau kemarin pulang sekolah kan?
Pulang dari menuntut ilmu toh?
Kau tentu masih pakai seragam sekolah dan tidak pakai baju seksi yang mengundang birahi.

Dik..
Bukan salahmu jika kau pulang lewat tempat durjana itu. Toh kau memang biasa lewat situ.
Bukan salahmu pula jika pulang di waktu terkutuk itu. Toh kau memang biasa pulang di jam itu.

Dik..
Jangan berhenti langkahmu untuk pulang. Hanya saja kau pulang menuju DIA. Menuju rumah terakhirmu. Menuju kesejatianmu. Biarkan kami yang mengurus yang di sini. Kau pulanglah…

Dik..
Maafkan kami jika abai terhadap nasibmu…

SHARE