Akun Facebook Ini Klarifikasi Kasus Sodomi Anak di Toilet Mall Bandung

0
1465
toilet sodomi

Akun Facebook Ini Klarifikasi Kasus Sodomi Anak di Toilet Mall Bandung. Sempat membuat resah masyarakat melalui statusnya di Facebook tentang cerita seorang anak yang mengalami kasus pelecehan seksual di Mall Istana Plaza Bandung, akhirnya Maulita Sumbara mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya setelah mendapatkan teguran dari pihak manajemen Mall Istana Plaza Bandung.

Sebelumnya Maulita Sumbawa memposting status berikut ini yang kemudian ditanggapi oleh manajemen Istana Plaza. [Baca : Viral di Medsos, Cerita Tentang Anak Korban Sodomi di Toilet Mall Bandung]

“Atas informasi yang Ibu sampaikan, kami telah melakukan pengecehkan kepada operation department Istana Plaza untuk mengetahui adanya laporan pengunjung atas kejadian ini. Kami sangat menyesalkan bahwa pihak kami tidak menerima laporan dari pengunjung terkait peristiwa ini hingga saat ini.

Untuk itu, kami mohon bantuan dan kerjasama ibu untuk memberikan informasi kronologi peristiwa ini berikut detail waktu dan tempat kejadian dari Ibu Korban yang merupakan salah satu teman Ibu. Management Istana Plaza menangani peristiwa ini secara serius, karena keamanan pengunjung adalah prioritas dan tanggung jawab kami.” tulis manajemen Istana Plaza.

Berikut adalah klarifikasi dari akun Maulita Sumbara

“Terkait postingan saya pada hari Jumat, tanggal 18 Februari yang lalu, dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada management Istana Plaza Bandung atas penyebutan Istana Plaza sebagai tempat kejadian dan saya sangat meng-apresiasi dan berterima kasih kepada pihak management yang telah merespon dengan cepat dan bertemu dengan saya secara langsung.

Saya tidak dapat memberikan informasi secara detail atas kejadian yang saya ceritakan dalam postingan saya di facebook tersebut karena peristiwa ini sudah lama terjadi, kurang lebih 6 tahun yang lalu diarea toilet umum di sebuah mall BUKAN ISTANA PLAZA sesuai dengan postingan saya sebelumnya dimana hal ini saya ketahui dari cerita yang disampaikan oleh salah seorang teman saya.

Adapun tujuan awal saya memposting cerita ini adalah untuk saling mengingatkan agar kita sebagai orang tua dapat lebih menjaga buah hati ketika berada di area umum. Diluar dugaan, postingan tersebut menimbulkan tanggapan yang beragam di masyarakat, karenanya secepatnya postingan tersebut telah saya hapus dengan harapan tidak menimbulkan kepanikan yang berlebihan dan menyudutkan Istana Plaza bagi teman-teman dan masyarakat yang membaca postingan saya kemarin. Demikian penjelasan saya, terima kasih.” tulis Maulita sehari yang lalu (26/1).

Komentar pun mulai bermunculan diantaranya

“isteri saya sampai parno gara-gara hoax itu. akhirnya kami debat kusir. mhon maaf, think before posting. Terima kasih.” ujar Ramdhani

“Membuat pesan moral boleh tapi jangan bawa2 nama TKP kalo gak yakin. Itu sama saja dengan pencemaran nama baik loh bu.” komentar indri

“cerita yg didapat dr temen, tentang temennya temen. cieee yg facebooknya jd rame, maluuu ahh rame krn berita hoax” tulis Ratna

Dari ceritanya memang tidak konsisten, status lamanya menceritakan ketika terkaget-kaget bertemu dengan temannya seolah-olah baru terjadi. Namun status terbarunya terjadi 6 tahun yang lalu. Berita yang meresahkan dan besar kemungkinan adalah HOAX.