Miris! Ditolak Indonesia, Kini Warsito Kembangkan ECCT di Polandia

0
885
Warsito

Miris! Ditolak Indonesia, Kini Warsito Kembangkan ECCT di Polandia. Ilmuwan penemu ECCT (electrical capacitive cancer therapy), sebuah alat terapi kanker menggunakan listrik statis berdaya sangat rendah, Warsito Purwo Taruno harus gigit jari setelah Kemenkes menutup klinik terapi kanker sekaligus tempat pengembangan alat temuannya.

Akibat penutupan ini, 100 pekerjanya pun akhirnya diberhentikan untuk sementara waktu. Tetapi Warsito masih dihargai oleh dunia Internasional, dalam status facebook pribadinya pada 8 Februari 2016. Warsito mengucapkan salam ketika berada di Warsawa, Polandia untuk melakukan pelatihan Internasional pertama tentang ECCT.

Warsito

“Warsaw is the born city of Marie Curie, physicist, the discoverer of Polon and Radon, the only woman to win twice Nobel Prizes, pioneer of radio-therapy100+ years ago.

Now, we started the first ECCT international training for cancer treatment from the first place where Curie Institute of Oncology, Warsaw is founded.”

(Warsawa adalah kota tempat lahirnya dari Marie Curie, fisikawan, penemu Polon dan Radon, satu-satunya wanita yang memenangkan dua kali Hadiah Nobel, pelopor radio-terapi 100 tahun yang lalu.

Sekarang, kami mulai pelatihan internasional ECCT pertama untuk pengobatan kanker dari tempat pertama di mana Curie Institute of Oncology, Warsawa didirikan.)

Kontan statusnya mendapat respon positif dari Netizen lainnya

“Selamat jalan pak Warsito Purwo Taruno di “rumahnya” yang baru. Impian bapak untuk membuat alat terapi kanker gratis di negeri ini sudah pupus. Mungkin suatu hari nanti ECCT akan kembali lagi ke Indonesia….tapi bukan lagi made in Indonesia, tapi made in Warsawa yg harganya nanti (mungkin) sulit dijangkau oleh orang biasa..
Sekali lagi….. negara ini sukses menelantarkan salah satu putra-putri terbaiknya…
Semoga sukses disana pak…di Negeri yg lebih menghargai bapak sebagai seorang ilmuwan….” tulis Netizen

“Sedih sekaligus bangga…..dengan Bapak Warsito Purwo Taruno. Selamat berkarya utk kemaslahatan umat manusia.” sahut akun facebook lainnya

SHARE