Daftar Obat ini, Bisa Jadi Pemicu Gangguan Ginjal

0
1522
Daftar Obat Pemicu Gangguan Ginjal
Daftar Obat Pemicu Gangguan Ginjal

Bidhuan.com – Bukan suatu rahasia lagi, jika beberapa dari obat yang dokter resepkan kepada kita mempunyai berbagai efek samping. Salah satu efek samping yang cukup mengerikan ialah obat tersebut dapat menjadi Pemicu Gangguan Ginjal.

Linda Fugate Ph.D yang merupakan seorang Pakar Kimia (Macromolecular Science & Engineering) di Texas, Amerika mengungkapkan bahwa ada beberapa dari daftar obat yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama bisa berpotensi untuk merusak ginjal.

Berikut ini adalah Daftar Obat Pemicu Gangguan Ginjal yang harus mendapat perhatian dan pendampingan dari dokter, sebagaimana dikutip dari Empowher dan Liputan6 :

Antibiotik
Antibiotik yang termasuk ialah sulfonamid, ciprofloxacin, vankomisin dan methicillin.

Obat Antiradang
Obat Antiradang yang termasuk dalam hal ini ialah:

  • Acetominophen
  • Non-steroid anti-inflammatory (NSAID) seperti, ibuprofen, naproxen, Aspirin.

COX-2 inhibitor
Celecoxib dengan Merek Celebrex.Perlu diketahui bahwa 2 obat dari kelas ini telah ditarik peredarannya di pasar. 2 Obat yang telah ditarik itu adalah valdecoxib (Merek Bextra) dan rofecoxib (Merek Vioxx). Meski termasuk dalam kelas NSAID dan dinyatakan aman terhadap lambung, namun tetap saja obat tersebut mempunyai resiko yang tidak jauh berbeda dalam memicu kerusakan Ginjal.

Obat Mulas
Obat Mulas pada kelas inhibitor yang termasuk didalamya ialah :

  • pantoprazole (Merek Protonix)
  • omeprazole (Merek Prilosec)
  • rabeprazole (Merek Aciphex & Rabecid)
  • lansoprazole (Merek Prevacid)
  • esomeprazole (Merek Esotrex & Nexium)

Obat Tekanan Darah Tinggi
Obat tekanan darah tinggi yang termasuk pada daftar ini ialah captopril.

Obat Antivirus
Yang termasuk dalam obat Antivirus tersebut ialah:

  • indinavir & tenofovir yang seringkali digunakan dalam mengobati HIV
  • asiklovir dengan Merek Zovirax. Obat ini biasanya digunakan dalam mengobati infeksi herpes.

Lithium, umumnya digunakan dalam mengobati gangguan bipolar.

Obat Rheumatoid arthritis
Obat Rheumatoid arthritis yang termasuk ialah: klorokuin, infliximab (Merek Remicade) dan hydroxychloroquine. Obart-obat tersebut digunakan dalam mengobati penyakit lupus eritematosus sistemik dan malaria.

Antikonvulsan
Yang termasuk Antikonvulsan dalam daftar ini adalah trimethadione (Merek Tridione) dan fenitoin (Merek Dilantin). Kedua obat tersebut, umumnya digunakan dalam mengobati kejang.

Obat Kemoterapi
Yang termasuk obat kemoterapi ini ialah:

  • cisplatin
  • bevacizumab
  • interferon
  • cyclosporine
  • pamidronat
  • carboplatin
  • kina
  • tacrolimus
  • mitomycin C
  • Obat Anti-tiroid (propylthiouracil)

Bagi obat yang dijual secara bebas, pastikan anda membaca terlebih dahulu dosis dan efek samping obat tersebut pada label kemasannya, kata Fugate.

[Baca juga: Ini Pesan Penting Apoteker Untuk Hindari Kesalahan Pengobatan Diri Sendiri ]