Mengejutkan! Jumlah Pengidap HIV di India Meningkat

0
312
foto gejala penganggulangan penyakit hiv aids

Bidhuan.com – Mendengar kata HIV tentu akan membuat banyak orang merinding takut karenanya. Human Immunodeficiency Virus atau yang lebih dikenal dengan HIV merupakan virus yang sangat berbahaya karena dapat langsung menyerang dan melemahkan sistim kekebalan tubuh kita. Bila terjangkit virus ini, orang tersebut akan kesusahan bertahan dari penyakit yang menderanya karena memang kemampuan sistem imun nya juga ikut teserang dan melemah.

Sudah banyak informasi mengenai HIV atau AIDS ini. Jika kamu masih belum tahu “penyakit hiv menular lewat apa saja”. Berikut iniĀ  Cara penyakit HIV berjangkit/menular :

  1. Penyakit HIV menular dengan cara S*x bebas

  2. Penggunaan jarum suntik secara bersama-sama dengan orang yang telah terjangkit HIV sebelumnya. Salah satu yang sering terjadi ialah penularan penyakit hiv melalui jarum suntik bagi pengguna narkoba.

  3. Tak hanya itu faktor keturunan dari ibu hamil yang sudah divonis HIV pun akan dapat menularkan kepada anaknya semasa dalam kandungan atau ketika menyusui,

  4. Yang paling sering terlewatkan dari pengawasan adalah penularan lewat transfusi darah.

Sampai sekarang kita tahu bahwa HIV merupakan penyakit yang belum ada obatnya. Namun demikian terdapat beberapa cara penanggulangannya dan penanganan yang dipercaya bisa memperlambat percepatan penyakit tersebut. Dengan cara ini, orang-orang yang telah divonis HIV bisa memiliki harapan hidup lebih lama. [Baca juga : Curhat Dokter, Obat HIV Gratis Tapi Obat Orang Soleh Miskin Sulit Didapat]

Baru – baru ini terdengar kabar yang cukup mengejutkan dari negara yang dikenal dengan Bollywood nya (India). Dilaporkan menurut Badan Pengawasan AIDS Nasional di sana terdapat paling tidak ada sekitar 2.234 orang India yang sudah terjangkit dan divonis terkena HIV.

Badan Pengawasan AIDS mengatakan bahwa hal yang sangat disayangkan itu bisa terjadi karena kurangnya pengawasan yang baik saat melakukan transfusi darah dan data itu berasal dari laporan 17 bulan ke belakang.

Seorang aktivis dan pemerhati kesehatan bernama Chetan Kothari benar – benar terkejut dan sangat tidak percaya pada awalnya tentang kabar itu. Akan tetapi, karena yang memberikan data ini adalah badan resmi milik pemerintah maka ia pun tak ada alasan untuk tidak percaya. Bahkan ia bisa mengatakan kalau apa yang sebenarnya ada di lapangan pasti jumlahnya lebih banyak, bisa dua sampai tiga kali lipat.

Pada bulan Mei 2016 lalu, kabarnya paling tidak tercatat hingga 2.9 jutaan warga tanah India yang hidup dan terjangkit virus HIV / AIDS. Dari sekian banyaknya jumlah yang cukup mencengangkan itu, sebagian besar dari warga yang divonis dan juga terjangkit HIV. Kebanyakan dari mereka terinfeksi karena sebelumnya pernah menjalani transfusi darah di berbagai rumah sakit yang ada di beberapa sudut India.

Beberapa daerah yang dikabarkan mempunyai pengidap HIV paling banyak antara lain adalah, Uttar Pradesh bagian utara yang mencapai 361 kasus dan membuatnya manjadi daerah paling banyak pengidap HIV. Kemudian terdapat 292 kasus yang sama di Gujarat bagian barat dan 276 kasus lainnya ditemukan di Maharashtra. New Delhi sebagai ibu kota negara pun tak bebas dari virus tersebut, tercatat paling tidak ada 264 kasus yang ditemukan di kota itu.

Sebenarnya, kejadian yang kurang baik ini bisa saja dicegah bila tiap RS bisa melakukan prosedur transfusi dengan ketat dan baik. Akan tetapi ketersediaan fasilitas yang memadailah yang menjadi salah satu kendala serius. Menurut info, di Mumbai saja yang termasuk kota besar hanya ada 3 rumah sakit yang punya alat uji HIV.

SHARE