Cara Praktis dan Sederhana Dalam Membuat Budget Bulanan Yang Mudah

0
1377

Cara Praktis dan Sederhana Dalam Membuat Budget Bulanan Yang Mudah. Secara umum, membuat budget bulanan untuk manajemen keuangan pribadi digunakan sebagai panduan kamu dalam mengeluarkan uang sehari-harinya. Tidak hanya berguna untuk panduan, kamu juga bisa memperkirakan berapa sih jumlah yang dapat kamu hemat dari pengeluaran sehari-hari.

Pembuatan budget bulanan memiliki banyak keuntungan seperti yang diterangkan sebelumnya, namun banyak yang ragu untuk membuatnya karena dianggap sulit. Selain itu, bahkan beberapa orang merasa malas membuat budget. Untuk membuat budget bulanan yang mudah, coba ikuti 6 langkah sederhana berikut:

1. Pikirkan dulu tujuan pembuatan budget

salah satu alasan utamanya adalah karena kita tidak memiliki tujuan. Contoh tujuan di sini, misalnya menabung untuk pergi liburan ke luar negeri dalam 1 tahun, atau mengumpulkan tabungan untuk membeli rumah sendiri. Buatlah angan-angan sederhana mengenai tujuan pembuatan budget agar kamu bisa termotivasi untuk mempertahankan budget. Tujuan ini berhubungan dengan tabunga kamu. Dengan adanya target penghematan, otomatis kamu bisa termotivasi untuk menambah tabungan kamu.

2. Coba buat beberapa kategori pengeluaran yang sering kamu lakukan

Jika ini pertama kalinya kamu membuat budget, tidak perlu repot membuat kategori pengeluaran yang terlalu detil. Misalnya, kamu melakukan pengeluaran untuk makan di restoran, makan di warteg, beli cemilan, nongkrong di Starbucks, dan sejenisnya; bisa disatukan saja jadi “Pengeluaran untuk makan minum”. Kalau kamu ingin analisis yang lebih detil, kamu bisa saja memecah pengeluaran makan minum tadi menjadi beberapa subkategori yang disebutkan sebelumnya.

3. Jabarkan jumlah pengeluaran per kategori beberapa bulan terakhir

Sekarang, coba kamu hitung dan jabarkan perkiraan jumlah pengeluaran kamu selama ini untuk setiap kategori yang sudah kamu buat. Idealnya, kamu mengambil jumlah dari tiga bulan terakhir. Contoh: Pengeluaran makan kamu tiga bulan terakhir berturut-turut adalah Rp 1,2 juta; Rp 1,8 juta; dan Rp 1,5 juta. Artinya, rata-rata pengeluaran makan kamu adalah Rp 1,5 juta setiap bulan. Lakukan ini untuk setiap pengeluaran.

4. Gunakan rata-rata pengeluaran terakhir sebagai patokan budget

Seperti yang dicontohkan sebelumnya, rata-rata pengeluaran kamu selama tiga bulan terakhir dapat dijadikan sebagai patokan untuk panduan budget pengeluaran kamu setiap bulan. Untuk biaya tetap seperti cicilan utang, asuransi, atau lainnya, gunakan tabel cicilan atau sumber lain yang kira-kira lebih tepat untuk dijadikan patokan pembayaran bulanan berikutnya.

5. Hitung jumlah yang bisa ditabung setiap bulannya

Kalau kamu sudah mengetahui perkiraan total pengeluaran kamu, sekarang saatnya kamu mengecek berapa yang bisa kamu tabung. Rumusnya sederhana: jumlah yang ditabung = jumlah penghasilan kamu – jumlah pengeluaran kamu. Kalau misalnya gaji kamu  Rp 10 juta dan budget pengeluaran kamu Rp 9 juta, berarti jumlah yang bisa kamu tabung adalah Rp 1 juta untuk bulan berikutnya.

6. Cari celah penghematan

Seperti yang disebutkan di awal, pembuatan yang budget yang baik tentu memiliki tujuan. Contohnya, kamu punya target berlibur ke Eropa dengan total biaya diperkirakan Rp 18 juta di tahun depan. Artinya, kamu perlu bisa menabung Rp 1,5 juta per bulan (Rp 18 juta dibagi 12 bulan).

Kalau menggunakan ilustrasi sebelumnya, di mana kamu hanya bisa menabung Rp 1 juta per bulan, kamu jadinya bisa tahu bahwa ada pengeluaran yang harus dihemat untuk mencapai target penghematan Rp 1,5 juta per bulan untuk ditabung. Terlihat kan sekarang fungsinya membuat budget? Lalu tunggu apa lagi? Selamat mencoba !

SHARE