Kuliah Farmasi Itu Mudah, Begini Tips dan Trik Untuk Lulus Tepat Waktu

0
1924
meme farmasi apoteker
@MemeFarmasi

Kuliah Farmasi Itu Mudah, Begini Tips dan Trik Untuk Lulus Tepat Waktu. Kata orang, kuliah farmasi itu susah, mahal lagi. Yes, right. Tapi, ya itu relatif. Di sini, saya ingin menunjukkan kepada teman-teman semua, bahwa ternyata kuliah farmasi itu mudah. Kenapa saya bilang begitu? Karena saya sudah melewatinya dan telah lulus.

Maksudnya saya memberikan pandangan kepada kalian, bahwa kuliah farmasi bisa lulus cepat dan tepat waktu. Waktu untuk menempuh S1 saya, 3 tahun 7 bulan, 11 hari. Ketika itu di tengah skripsi, saya jalan-jalan dulu ke Jambi dan Padang, alhasil alhamdulillah membawa pulang piala dan uang jajan, serta pp gratis disponsori oleh kampus tercinta.

Jadi jangan pesimis untuk lulusan SMA yang akan memasuki kuliah farmasi. Dulu saya juga dari SMA. Awal kuliah semester 1 masih seperti pelajaran SMA. Semester 2 dan seterusnya, mulai fokus pada kefarmasian. Alhamdulillah, hari demi hari terlewati. Ketika masih kuliah di S1, kami sering belajar kelompok. Yang merasa bisa, mengajari yang belum bisa. Dan yang belum bisa juga antusias mengikuti diskusi kelompok sampai betul-betul paham. Di kuliah farmasi, kita akan terlatih disiplin, sabar, kerjasama, mandiri, tepat waktu, berbagi, teliti, dan penuh kehati-hatian.

Jika teman-teman memiliki mindset “susah”, maka akan susah menjalani hari-hari di fakultas farmasi. Hidup ini harus enjoy, harus dinikmati setiap prosesnya, dan selalu berpikiran postife. Sekali lagi, positife ya.

Bukan hanya saya, tapi banyak juga mahasiswa farmasi (UAD khususnya), yang melalang buana meraih prestasi maupun ajang organisasi di wilayah nasional, maupun internasional. Kalau saya, baru wilayah nasional, yaitu lomba karya tulis di Jember, Padang, dan Jambi.

Beberapa tips dan trik bahwa kuliah farmasi itu mudah:

  1. Cinta

Tak kenal, maka tak sayang. Tak sayang, maka tak cinta. Cinta akan memberikan semangat segalanya *eeaaa… Kekuatan cinta, akan menerobos tembok China. Hehehe. Dengan kita tahu kenapa kita di farmasi, apa saja yang bisa kita raih, apa yang bisa kita berikan, Saya pastikan kalian akan semakin cinta. J

  1. Kenal

Dengan mengenali sosoknya, kita pasti akan mengaguminya. Hehehe. Begitu pun dengan farmasi, siapa sih yang tidak kagum dengan farmasi? J

Dia lah si ahli obat, dia lah calon entrepreneur, dia lah calon pemilik sektor pasar kesehatan, dll. Jika kalian mengenali lebih dekat, tahu langkah kalian selanjutnya, saya pastikan kalian semakin semangat belajar, dan semangat ingin segera lulus, heheh. Karena di farmasi, harus menempuh program profesi apoteker selama 1 tahun. Tapi jangan khawatir, posisi ini di dunia kerja cukup menjajikan. Jika kalian mau mengabdikan menjadi pegawai negeri, kalian sudah langsung mendapat posisi golongan IIIb, jika kalian memilih di industri, sebagai posisi manager, di apotek sebagai manager, dll.

  1. Tekat

Tekat yang kuat, akan mengalahkan segalanya. Meskipun tugas banyak, hapalan banyak, dengan tekat kuat, serasa ringan karena sudah diniatkan. Jika kesulitan tugas, bisa tanya kepada kakak tingkat, mereka welcome semua lho J

  1. Visi

Saya teringat sebuah pesan dari dosen, jika kalian ingin menikah, lihat lah visi pasangan Anda. Jangan hanya karena nyaman, langsung cap cus saja langsung terima. Apakah dia mempunyai visi/tujuan yang jelas dalam hidup ini? Mau hidup dengan air yang mengalir saja? Hehehe

Begitu juga dengan kuliah ini, tujuan yang jelas setelah lulus akan menentukan hari-hari kalian dalam menjalani kuliah. Percayalah J

Tempaan yang kalian dapatkan ketika kuliah di Farmasi, menjadikan kalian seseorang yang tangguh, gak cengeng lagi, dan pastinya menjadi mandiri, karena apa-apa dikerjakan sendiri.

  1. Impian

Bagaimana dengan isu gaji apoteker itu kecil?

Menurut hemat saya, itu relatif ya kawan. Rezeki Allah maha luasnya, dan kita wajib menjemputnya dengan kesungguhan kita, sebagai contoh:

  1. Mendirikan perusahaan apotek sendiri.
  2. Mendirikan perusahaan obat tradisional maupun kimia.
  3. Mendirikan perusahaan kosmetik
  4. Bergabung bersama perusahaan BUMN, yang insya Allah memberikan gaji yang sangat lumayan J
  5. Bergabung bersama perusahaan farmasi J
  6. Menjadi dosen, peneliti, dll…

Saya kembali teringat dengan pesan dosen yang sangat saya kagumi, yaitu Prof. Nurfina, beliau memiliki industri obat tradisional sendiri. Beliau berpesan, bahwa 5 sd 10 tahun lagi kalianlah yang akan memimpin bangsa ini, siapa lagi kalau bukan kalian, persiapkanlah sejak sekarang. Beliau adalah dosen pengampu “Pengobatan Islami” S2 Farmasi UAD.

Dan satu lagi pesan dari dosen yang juga saya sangat kagumi, yaitu Prof. Achmad Mursyidi, ketika kuliah S1 beliau berpesan.

“Ilmu tanpa iman, bagaikan orang buta. Iman tanpa ilmu, bagaikan orang lumpuh”

Apakah artinya?

Ilmu tanpa iman akan mengorbankan segalanya, sedangkan iman tanpa ilmu seperti orang berjalan tanpa arah tidak tahu apakah itu benar atau salah.

Ilmu dan Iman harus beriringan, agar apa yang dicita-citakan diridhoi olehNya, dan dimudahkan jalan olehNya.

Semangat menggapai mimpi ^^

Ainun Muthoharoh, Mahasiswa Program Profesi Apoteker Aangkatan XXX UAD