9 Senjata Ampuh Apoteker Untuk Tidak Menyandang Status Jomblo

0
3283
apoteker
pic http://www.a2z-support.com/

9 Senjata Ampuh Apoteker Untuk Tidak Menyandang Status Jomblo. Tanpa disadari, seorang Apoteker sebenarnya memiliki senjata yang terpendam yang siap untuk digunakan. Sayangnya tidak semua Apoteker menyadarinya, bahkan hal ini telah dkonsepkan oleh World Health Organization (WHO).

Masih ingat kan dengan “Seven Start Pharmacist” +2 poins? untuk pengertian sebenarnya pasti sudah tahu. Mari mengingat sekaligus kita bercerita sedikit santai :)

1. Care giver

“Seorang Farmasi/apoteker merupakan profesional kesehatan yg peduli, dalam wujud nyata memberi pelayanan kefarmasian kepada pasien dan masyarakat luas, berinteraksi secara langsung, meliputi pelayanan klinik, analitik, tehnik, sesuai dengan peraturan yang berlaku (PP No 51 tahun 2009)”

Didalam diri setiap Apoteker telah digariskan jiwa untuk melayani dengan penuh kasih sayang. Apoteker pasti tahu efek samping dari setiap obatnya dan bagaimana cara mengatasinya, begitupula hal-hal yang tidak baik di diri pasanganya yang akan selalu ditutupinya dengan gayanya sendiri.

2. Decision-maker

“Seorang farmasi/apoteker merupakan seorang yang mampu menetapkan/ menentukan keputusan terkait pekerjaan kefarmasian, misalnya memutuskan dispensing, penggantian jenis sediaan, penyesuaian dosis, pengantian obat jika ditemukan bahaya yg signifikan, serta keputusan2 lainnya yg bertujuan agar pengobatan lebih aman, efektif dan rasional.”

Dalam kehidupan pasti dihadapkan dalam suatu pilihan. Berbanggalah menjadi seorang apoteker dimana dalam kuliah 5 tahun dijejali dengan cara menganalisis suatu permasalahan, Oleh karenanya setiap pilihan dalam hidupnya akan didasari oleh pertimbangan dengan analisa yang matang.

3. Communicator

“Farmasis mempunyai kedudukan penting dalam berhubungan dengan pasien maupun profesi kesehatan lain, oleh karena itu harus mempunyai kemampuan berkomunikasi yang cukup baik.”

Setiap apoteker sebenarnya telah dibekali keahlian dalam berkomunikasi secara verbal, nonverbal, mendengar dan kemampuan menulis dengan menggunakan bahasa sesuai dengan kebutuhan. Jadi selain sebagai pendengar yang baik, Apoteker juga bisa memberikan saran yang tokcer bagi pasangannya.

4. Leader

“Farmasis memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin. Kepemimpinan yang diharapkan meliputi keberanian mengambil keputusan yang empati dan efektif, serta kemampuan mengkomunikasikan dan mengelola hasil keputusan.”

Tentunya seorang Apoteker cocok dijadikan sebagai pemimpin dalam bahtera rumah tangga kelak.

5. Manager

“Apoteker memiliki kemampuan dalam mengelola sumber daya (manusia, fisik, anggaran) dan informasi, juga harus dapat dipimpin dan memimpin orang lain dalam tim kesehatan.”

Seorang manajer pastinya memiliki konsep Plan, Do, Check, dan Action, oleh karenanya dalam kehidupannya selalu teratur dengan membuat perencanaan yang matang tentang masa depan nantinya. Apoteker akan mempertimbangkan berbagai faktor dan memasukkan detail-detail yang mungkin luput dari pikiran pasangannya.

6. Life-long learner

“Seorang farmasi/apoteker harus memiliki semnangat belajar sepanjang waktu, karna informasi/ilmu kesehatan terutama farmasi (obat, penyakit dan terapi) terus berkembang pesat dari waktu ke waktu, sehingga kita perlu meng-update pengetahuan dan kemampuan agar tidak ketinggalan.”

Seorang Apoteker akan selalu belajar menjadi seorang istri atau suami dan ibu atau bapak yang baik bagi anak-anaknya kelak.

7. Teacher

“Seorang farmasi/apoteker dituntut dapat menjadi pendidik/akademisi/edukator bagi pasien, masyarakat, maupun tenaga kesehatan lainnya”

Seorang apoteker memiliki jiwa pendidik, termasuk membimbing istri atau suami dan mendidik anak-anak yang baik.

8. Research

“Seorang farmasi/apoteker merupakan seorang peneliti terutama dalam penemuan dan pengembangan obat-obatan yang lebih baik”.

Jiwa seorang peneliti adalah menemukan sesuatau yang baru. Hidup bersama seorang Apoteker tidak akan bosan, penuh dengan kreasi dan inovasi baru serta suka hal-hal baru.

9. Entrepreneur

“Seorang farmasi/apoteker diharapkan terjun menjadi wirausaha dalam mengembangkan kemandirian serta membantu mensejahterakan masyarakat.”

Jangan takut hidup susah dengan Apoteker. Jiwa wirausahanya akan muncul secara natural, seorang Apoteker dapat membuka apotek sendiri sehingga tetap dapat berpraktek sesuai profesinya tanpa harus bergantung pada orang lain.

Jadi jika bidhuaners masih jomblo saat ini, jangan salahkan profesi yang bidhuaners ambil. Apoteker adalah profesi yang unik yang mempunyai banyak kelebihan dibandingkan profesi kesehatan lainnya :)

SHARE