Apoteker di Inggris Bersatu Membuat Petisi Tolak Kebijakan Pemerintah

0
671
local pharmacy

Apoteker di Inggris Bersatu Membuat Petisi Tolak Kebijakan Pemerintah . Imbas Menteri Kesehatan Inggris, Alistair Burt pada 17 Desember 2015 akan memotong anggaran biaya untuk komunitas farmasi sebesar 6%, dan menganggap bahwa jumlah apotek di Inggris terlalu banyak sehingga akan menutup ribuan Apotek serta akan lebih mengedepankan sistem penjualan secara online.

Seperti dikutip bbc.co.uk, Burt memperkirakan akan terjadi penutupan apotek dengan jumlah sekitar 1.000 sampai 3.000, dari total 11.674 apotek yang ada di Inggris.

Menurut situs yang mendukung aksi solidaritas  “Support your local pharmacy” di website khusus www.supportyourlocalpharmacy.org.

Pemerintah Inggris sedang melakukan eksperimen berbahaya yang akan mempertimbangkan jarak apotek yang berdekatan, sehingga akan mengurangi akses masyarakat terhadap obat-obatan dan saran kesehatan, dan menempatkan tekanan ekstra pada dokter dan rumah sakit.

Dengan sistem online yang akan digalakan pemerintah Inggris, dianggap nyaman untuk sebagian orang. Tetapi dengan adanya apotek lokal (local pharmacy), pasien dipastikan mendapatkan pelayanan yang maksimal tanpa resiko membahayakan.

Oleh karenanya saat ini jumlah petisi mencapai 44.000 masih dibutuhkan sampai 100.000 petisi sehingga dapat diajukan untuk debat di parlemen.

petisi

Dimedia twitter pun apoteker terlihat bersatu untuk bersama-sama menggagalkan upaya pemerintah untuk memotong anggaran farmasi komunitas dan penutupan apotek.


Saat di Indonesia mulai berjamur apotek online, justru di Inggris saat ini sedang ramai digalakan kembali agar keberadaan apotek offline dalam asuhan komunitas apoteker bisa tetap melayani dan berkomunikasi langsung dengan pasien.

SHARE