Pengobatan Sendiri Berbasis Online, Tidak Bisa Gantikan Peran Apoteker

0
530

Pengobatan Sendiri Berbasis Online, Tidak Bisa Gantikan Peran Apoteker. Saat ini internet seolah-olah menjadi solusi semua permasalahan. Setiap menemukan suatu masalah langkah awal adalah mencari informasi di mesin pencari google, padahal belum tentu semuanya benar.

Bahkan saat ini, masalah pengobatan untuk suatu penyakit dipercayakan kepada mesin pencari google. Parahnya membuat dirinya merasa lebih pintar dari seorang ahli obat yang telah mengenyam pendidikan resmi bertahun-tahun yakni seorang Apoteker.

Harian pharmacytimes.com mulai mencoba menelusuri kebiasaan yang dilakukan di negara maju, tentunya hal ini pun sering terjadi di Indonesia. Lebih dari sepertiga dari orang dewasa AS secara teratur menggunakan Internet untuk mendiagnosa diri.

Sebagai contoh, ketika seseorang mencari informasi obat tentang ibuprofen maka akan muncul informasi obat seperti berikut ini.

ibuprofen

Akan muncul beberapa sumber website yang bisa dijadikan rujukan, seperti wikipedia, dan drugs.com dimana setiap postingannya ada pranata luarnya serta mendeskripsikan penggunaan, dosis, dan efek samping serta informasi lengkap lainnya.

Namun apa yang terjadi ketika mencari, suatu informasi obat untuk penyakit tertentu, misalnya obat kanker payudara.

kanker

Maka akan muncul beberapa website atau blog yang tidak jelas kebenarannya. Bahkan sering terjadi tanpa konsultasi dengan ahli kesehatan mulai memutuskan untuk melakukan pengobatan berdasarkan pencarian online.

Terlebih saat ini marak dengan adanya apotek online, saatnya pemerintah dan organisasi profesi apoteker mulai memikirkan regulasinya, seperti di negara maju dimana pembeli obat harus mengisi form khusus setiap pembelian online-nya dan wajib berinteraksi dengan apoteker.

Dikutip dari pharmacytimes, Google mengatakan telah memblokir lebih dari 12,5 juta iklan obat yang dianggap melanggar regulasi kesehatan dan obat-obatan untuk menggiring opini atau “klaim menyesatkan menjadi seefektif obat resep.”

Pencarian internet tidak bisa menggantikan peran penting seorang apoteker dalam membantu pasien menyortir dan memahami informasi obat yang mereka temukan secara online.

Apoteker bisa membantu dengan berdiskusi dalam pencarian informasi terbaru dengan pasien dan mengingatkan mereka untuk melanjutkan konsultasi atau perawatan terkait kesehatannya dengan profesional kesehatan lainnya.

SHARE